Bali masih patut dikunjungi

Sering kali banyak menjadi kenyataan yang diilhami mimpi. Misalnya, jika seseorang ingin menghabiskan liburan yang tak terlupakan, ia akan memilih tempat yang memiliki segala yang memenuhi kebutuhannya atau permintaannya kadang-kadang dimulai dengan mimpi indah. Jika mimpi itu menceritakan tentang sebuah pulau indah yang terletak di bawah garis khatulistiwa dan menikmati cuaca yang menyenangkan sepanjang tahun, sebuah oase budaya yang tiada habisnya dan keindahan yang tenang, jika demikian, maka Bali memiliki segalanya.

Bali adalah pulau yang indah yang terletak di dalam kepulauan Indonesia dan salah satu tujuan wisata top di Asia. Pada tahun 1930, beberapa penulis dan seniman asing tiba di Bali dan terus tergoda dan terinspirasi oleh keindahan dan kompleksitas budaya pulau yang menakjubkan. Mereka juga sangat terkesan dengan kehangatan dan keramahan Bali, dan luasnya ekspresi artistik yang mendominasi kehidupan sehari-hari.

Sejak 1970 Bali telah membuat kualitas tinggi dalam industri pariwisata, dan telah menarik banyak operator tur dan maskapai penerbangan untuk membawa pelanggan mereka menikmati pulau yang menawan ini. Pulau ini menawarkan Bandara Internasional Bali, kemewahan hotel bintang 5 di Bali, vila Bali terbaik, dan Resor Khas terisolasi yang mewah hingga ratusan hotel ekonomis.

Industri pariwisata telah berkembang selama bertahun-tahun, dan pengunjung ke Bali dapat belajar dan menjelajahi tempat-tempat yang lebih unik dan menarik, berbagai budaya khas setempat, dan menikmati keramahan, serta tempat-tempat wisata lainnya seperti menyelam, snorkeling, semi-meluncur, jelajah, kano, dan bahkan olahraga. Selain itu, Pulau Bali juga merupakan tempat yang ideal untuk menghabiskan MICE (pertemuan, insentif, konferensi dan pameran) dan berbulan madu. Pariwisata sebenarnya telah menjadi industri besar dan sumber pendapatan utama di Bali.

Pada Oktober 2002 dan lagi pada Oktober 2005, Bali ketakutan akan serangan teroris yang kejam, ledakan ledakan yang menghancurkan pulau Bali dan masyarakat internasional. Lebih dari 200 orang hilang dan ratusan lainnya terluka. Butuh berbulan-bulan untuk pulih, dan orang-orang Bali masih bekerja keras untuk membangun kembali citra pulau dan menantikan masa depan yang lebih cerah dan menjanjikan bagi pulau Bali dan industri pariwisata kita.

Orang-orang Palian memiliki cara mereka sendiri untuk merespons serangan teroris bukan dengan kekerasan fisik tetapi dengan cara damai, melakukan upacara pemurnian besar, doa dan harapan, dan menciptakan peringatan bagi jiwa-jiwa yang hilang, karena orang Palinian percaya bahwa doa yang benar dan maksimal memiliki kekuatan magis untuk menghadapi kejahatan. Doktrin Bali Ruwa Bineda mengatakan bahwa semua alam selamanya dibagi menjadi berpasangan – tinggi dan rendah, kanan dan kiri, siang dan malam, kuat dan lemah, sehat dan memuaskan, bersih dan tidak bersih, secara umum: baik dan jahat, hidup dan mati. Masing-masing menerangi satu sama lain dalam ruang lingkup penciptaan, dan ritus-ritus Pali selalu berusaha untuk memelihara tanah yang harmonis antara dua kutub. Jadi ke mana pun Anda pergi, jadilah orang bijak dan waspadai potensi bahaya dan jaga diri Anda, karena kebaikan dan kejahatan ada di mana-mana di dunia ini.

Semua upaya yang tepat telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan orang-orang Bali serta oleh dunia untuk menjaga perdamaian di pulau itu. Untuk Bali setelah melakukan perayaan besar, sekarang adalah waktu untuk bergerak maju dan meninggalkan kecelakaan. Bali mencintai perdamaian adalah moto dan kedamaian bagi semua dan kedamaian di dunia. Telah terbukti bahwa banyak pengunjung diakui di pulau itu setelah kecelakaan dan meninggalkan Bali dengan masa tinggal yang tak terlupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *